Apakah Anda Masih Layak Mengajukan Pinjaman Uang? Simak Ulasan Berikut!

Meminjam uang kini tak lagi menjadi perkara yang terlalu sulit untuk dilakukan. Jika dahulu Anda perlu memiliki jaminan berupa sertifikat tanah, BPKB, emas atau barang berharga lainnya untuk bisa mendapatkan pinjaman, kini tanpa memiliki jaminanpun Anda sudah bisa mendapatkan pinjaman uang yang cukup besar. Ada banyak program kredit yang dimiliki oleh perbankan atau non perbankan yang memungkinkan seseorang mendapatkan kredit tanpa jaminan, bahkan dengan waktu yang singkat. Hal ini dan dengan faktor pendukung lainnya membuat seseorang bisa saja memiliki pinjaman di berbagai bank atau pemberi kredit yang justru menyebabkannya mengalami kesulitan keuangan.

Kelayakan Pinjaman Uang

Kemudahan mendapatkan pinjaman seringkali membuat seseorang kalap dan terus mengambil pinjaman yang bisa ia dapatkan tanpa menghitung sebenarnya seberapa besar kapasitas membayar hutang yang bisa ia lakukan sesuai dengan penghasilannya. Hal ini membuat banyak orang menjadi gali lubang tutup lubang yang membuatnya justru menambah hutang semakin banyak. Pastinya Anda tak ingin mengalami hal tersebut yang nantinya akan membuat kehidupan menjadi tidak tenang. Agar tak mengalaminya, Anda perlu mengetahui batasan dimana boleh mengambil pinjaman atau sudah tak boleh lagi mengambil pinjaman sesuai dengan kebutuhan dan penghasilan Anda.

Bagi Anda yang sudah memiliki pinjaman dan saat ini sedang berfikir untuk mengambil pinjaman lainnya, ada beberapa hal yang perlu Anda kaji ulang sebelum mengajukan permohonan kredit tersebut, yaitu:

Jumlah penghasilan.
Anda perlu mengetahui jumlah penghasilan Anda setiap bulannya. Jika Anda adalah wirausahawan yang memiliki penghasilan tetap maka Anda bisa menghitung hasil rata-rata. Mengetahui besaran penghasilan setiap bulan itu penting karena nantinya angsuran pinjaman uang dan barang akan dibayarkan setiap bulannya.

Jumlah kebutuhan.
Kebutuhan disini adalah jumlah angsuran yang sudah harus Anda bayarkan setiap bulannya, biaya rutin seperti listrik, PDAM, biaya sekolah dll serta kebutuhan pokok seperti makan minum. Point ini digunakan untuk mengetahui berapa total uang yang langsung dipergunakan saat Anda mendapatkan penghasilan.

Uang sisa.
Dengan management yang baik maka Anda seharusnya masih memiliki uang sisa untuk tabungan dan biaya darurat. Hal ini bukan berarti Anda langsung bisa mengajukan kredit lagi jika masih memiliki uang sisa tersebut.

Setelah sampai di perhitungan ke tiga dan Anda masih memiliki uang sisa, maka Anda bisa mengambil pinjaman jika dipergunakan untuk hal yang urgent atau berbahaya jika ditunda seperti kesehatan. Jika Anda memiliki kebutuhan penting namun dalam perhitungan sudah tak ada uang sisa untuk membayar angsuran, maka sebaiknya Anda memenuhinya dengan mengurangi kebutuhan dan menambah penghasilan. Sedangkan untuk pinjaman uang yang digunakan hanya untuk kebutuhan konsumtif saja, Anda bisa melakukan perhitungan dimana total angsuran kredit keseluruhan tidak boleh melebihi 30% dari penghasilan.

0 Response to "Apakah Anda Masih Layak Mengajukan Pinjaman Uang? Simak Ulasan Berikut!"

Posting Komentar